teman -, PURWOKERTO– Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing akademik global.
Pada Tahun 2026, kampus ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk program bantuan publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan mengatakan, program bantuan ini diberikan secara selektif kepada dosen yang memenuhi kriteria sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.
Adapun besaran bantuan yang diterima masing-masing dosen serta ketentuan administratif lainnya mengacu pada juknis yang dilampirkan dalam program tersebut.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kebijakan bantuan publikasi 2026 akan difokuskan pada artikel yang terbit di jurnal internasional terindeks Scopus dengan kategori kuartil Q1, Q2, Q3, dan Q4.
Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan kepada para dosen, untuk meningkatkan kualitas riset dan visibilitas akademik di tingkat global.
Menurut Prof. Ridwan, langkah ini menjadi strategi UIN Saizu untuk meningkatkan kuantitas sekaligus kualitas publikasi internasional.
Sebelumnya, pada periode 2023 hingga 2025, bantuan juga mencakup jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 dan SINTA 2.
Ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan produktivitas akademik dosen.
“Kami ingin memastikan dosen UIN Saizu tidak hanya aktif melakukan penelitian, tetapi juga mampu menembus publikasi di jurnal internasional bereputasi. Bantuan ini adalah bentuk nyata dukungan institusi terhadap peningkatan kualitas dan visibilitas karya ilmiah,” ujarnya.
Menurutnya, publikasi internasional menjadi indikator penting dalam pemeringkatan perguruan tinggi sekaligus tolok ukur kontribusi akademik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan global.
Senada, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Suwito, menyebut program ini sebagai langkah strategis membangun ekosistem akademik yang kompetitif dan berkelanjutan.
“Bantuan ini tidak sekadar insentif, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun budaya riset unggul. Kami berharap dosen semakin termotivasi menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional,” jelasnya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga standar etik dan kualitas dalam publikasi ilmiah, serta mendorong dosen untuk memilih jurnal yang kredibel dan terindeks secara resmi.
Dengan adanya program bantuan ini, UIN Saizu Purwokerto optimistis dapat meningkatkan jumlah publikasi internasional bereputasi secara signifikan.
Kebijakan ini sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai pusat keunggulan akademik yang mampu bersaing di kancah global.
Program ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas riset dosen serta memperluas kontribusi keilmuan Indonesia di tingkat internasional.(***)







